Panduan Cerdas Sebelum Membeli Rumah
Banjir masih jadi masalah klasik di banyak kota di Indonesia. Setiap musim hujan, beberapa wilayah seperti Jakarta, Bekasi, Semarang, dan Bandung sering diberitakan terdampak genangan air. Karena itu, kalau kamu sedang cari rumah, faktor bebas banjir wajib masuk daftar prioritas utama.
Biar nggak salah pilih, yuk simak panduan lengkap berikut ini.
1. Cek Riwayat Banjir di Lokasi
Jangan cuma percaya kata marketing. Coba:
- Tanya langsung ke warga sekitar: “Di sini pernah banjir nggak? Setinggi apa?”
- Cari berita lama atau postingan media sosial tentang area tersebut.
- Perhatikan tanda-tanda seperti bekas lumpur di tembok atau saluran air yang sering meluap.
Kalau satu komplek punya “sejarah” banjir tahunan, sebaiknya kamu pikir dua kali.
2. Perhatikan Kontur dan Ketinggian Tanah
Secara umum, rumah di dataran lebih tinggi lebih aman dari genangan. Bandingkan:
- Posisi rumah dengan jalan di depannya (lebih tinggi lebih bagus)
- Posisi rumah dengan sungai atau kali terdekat
- Apakah area tersebut cekungan atau lembah kecil
Sedikit lebih mahal di lokasi tinggi sering kali jauh lebih “murah” dibanding biaya renovasi akibat banjir di kemudian hari.
3. Cek Sistem Drainase Lingkungan
Drainase yang baik itu kunci. Coba perhatikan:
- Apakah selokan lebar dan tidak tersumbat?
- Apakah ada saluran pembuangan air besar di sekitar perumahan?
- Saat hujan deras, apakah air cepat surut atau malah menggenang berjam-jam?
Lingkungan dengan drainase buruk biasanya akan jadi langganan banjir, meskipun rumahnya terlihat bagus.
4. Lihat Tata Kota dan Pengembangan Sekitar
Kadang, suatu daerah dulunya aman, tapi jadi rawan banjir karena:
- Banyak lahan hijau berubah jadi bangunan
- Pembangunan perumahan atau ruko tanpa perencanaan drainase yang baik
- Penyempitan sungai atau saluran air
Kamu bisa cek informasi cuaca dan potensi banjir dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau peta risiko bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk dapat gambaran wilayah rawan.
5. Perhatikan Desain dan Struktur Rumah
Rumah yang lebih “siap banjir” biasanya punya:
- Pondasi lebih tinggi dari permukaan jalan
- Sistem resapan air atau sumur resapan
- Halaman yang tidak full di-cor (masih ada area resapan)
Kalau kamu beli rumah second, cek juga kondisi lantai, dinding, dan kusen—apakah ada tanda-tanda sering kena air.
6. Jangan Malu Tanya Detail ke Developer atau Penjual
Beberapa pertanyaan penting:
- “Di sini pernah banjir atau tidak?”
- “Kalau hujan besar, air biasanya ke mana?”
- “Ada sistem pengendalian banjir atau kolam retensi di kawasan ini?”
Penjual yang jujur biasanya akan lebih terbuka soal kondisi lingkungan.
Kesimpulan
Mencari rumah yang aman dari banjir itu bukan cuma soal lokasi “katanya bebas banjir”, tapi soal riset kecil-kecilan yang bisa menyelamatkan kamu dari stres dan kerugian besar di masa depan. Lebih baik sedikit lebih lama mencari, daripada menyesal setelah rumah ditempati.